Penguatan Kompetensi Teknologi Santri melalui Pelatihan Kecerdasan Artifisial di Pesantren Terpadu Darul ’Amal
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.21322255Keywords:
literasi kecerdasan artifisial, santri, pesantren, otomatisasi no-code (n8n), adab digitalAbstract
Integrasi Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang pesat dalam kehidupan sehari-hari menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi lingkungan pesantren, khususnya terkait kesenjangan antara penggunaan teknologi secara instan dan pemahaman konsep yang mendalam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menguatkan kompetensi teknologi santri Pesantren Terpadu Darul ’Amal, Sukabumi, melalui pelatihan AI terstruktur yang dibangun atas tiga pilar: literasi AI, pemanfaatan teknologi secara etis (adab digital), dan kesiapan kompetensi masa depan. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Mei 2026 dan diikuti oleh 50 santri jenjang SMP–SMA dengan pendekatan Experiential Learning yang meliputi ceramah interaktif, praktik terbimbing penggunaan tools AI generatif dan otomatisasi berbasis n8n serta OpenRouter, dan diskusi studi kasus. Efektivitas diukur melalui pre-test dan post-test yang terdiri atas delapan butir soal pengetahuan serta skala sikap Likert, dan kepuasan mitra diukur melalui kuesioner yang dianalisis secara deskriptif persentase. Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 58,5% (pre-test, n=50) menjadi 84,8% (post-test, n=46), atau naik 26,3 poin persen dengan indeks gain ternormalisasi (N-gain) sebesar 0,63 (kategori sedang). Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman platform otomatisasi n8n (+43,1 poin) dan konsep machine learning (+31,1 poin). Efikasi diri santri untuk membangun workflow otomatisasi meningkat dari 2,96 menjadi 3,61 (skala 1–5), sementara kesadaran adab dan etika digital konsisten sangat tinggi (rata-rata 4,7–4,9). Kuesioner kepuasan mitra yang diisi 10 responden menunjukkan 98% respons pada kategori Setuju dan Sangat Setuju. Program menunjukkan bahwa penguatan kompetensi teknologi santri dapat dicapai selaras dengan pemeliharaan nilai-nilai kepesantrenan.
Downloads
References
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.
Bender, E. M., Gebru, T., McMillan-Major, A., & Shmitchell, S. (2021). On the dangers of stochastic parrots: Can language models be too big? Proceedings of the 2021 ACM Conference on Fairness, Accountability, and Transparency, 610–623. https://doi.org/10.1145/3442188.3445922
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008
Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74. https://doi.org/10.1119/1.18809
Holmes, W., Bialik, M., & Fadel, C. (2022). Artificial intelligence in education: Promises and implications for teaching and learning. Center for Curriculum Redesign.
Joshi, A., Kale, S., Chandel, S., & Pal, D. (2015). Likert scale: Explored and explained. British Journal of Applied Science & Technology, 7(4), 396–403. https://doi.org/10.9734/BJAST/2015/14975
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.
Long, D., & Magerko, B. (2020). What is AI literacy? Competencies and design considerations. Proceedings of the 2020 CHI Conference on Human Factors in Computing Systems, 1–16. https://doi.org/10.1145/3313831.3376727
Ng, D. T. K., Leung, J. K. L., Chu, S. K. W., & Qiao, M. S. (2021). Conceptualizing AI literacy: An exploratory review. Computers and Education: Artificial Intelligence, 2, 100041. https://doi.org/10.1016/j.caeai.2021.100041
Russell, S. J., & Norvig, P. (2020). Artificial intelligence: A modern approach (4th ed.). Pearson.
Sumarwan, A. (2025). Penerapan Artificial Intelligence dalam pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Jadid Assallange Bua: Peluang dan tantangan. AL-USWAH: Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Agama Islam, 8(1), 65–78. https://doi.org/10.24014/au.v8i1.37727
UNESCO. (2023). Guidance for generative AI in education and research. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.
Wiener, N. (1948). Cybernetics: Or control and communication in the animal and the machine. MIT Press.
World Economic Forum. (2023). The future of jobs report 2023. World Economic Forum.
Zawacki-Richter, O., Marín, V. I., Bond, M., & Gouverneur, F. (2019). Systematic review of research on artificial intelligence applications in higher education. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 16(1), 39. https://doi.org/10.1186/s41239-019-0171-0
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Ichsan Utama, Adityas Widjajarto, Daffa Aliefiandy Yudhistira, Rofiif Nabil Syafaqoh, Muhamad Rizal (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

